BORNEONEWS, Palangka Raya - Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Leonard S. Ampung mengingatkan agar rencana aksi sawit berkelanjutan dikawal serius.
“Rencana Aksi Daerah ini bisa dikawal dengan serius. Harus ada sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta kementerian terkait,” sebut Leo, di Hotel Best Western Batang Garing Palangka Raya, Senin, 21 November 2022.
Ia berharap, sinergi tersebut bisa maksimal, sehingga masyarakat yang ada di sekitar perkebunan sawit secara signifikan bisa merasakan manfaat dari perkebunan berkelanjutan.
“Ini, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan mereka (masyarakat),” tegasnya.
Adapun minyak sawit berkelanjutan adalah produk yang dibuat dengan menaati kebijakan yang menjanjikan nihil deforestasi, nihil pengembangan gambut, dan nihil eksploitasi (NDPE).
--page
Hal itu ditandai dengan sertifikasi keberlanjutan yang salah satunya dikeluarkan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). (HERMAWAN DP/B-7)









