BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, hadirnya berbagai koperasi di kota setempat dapat membantu mewujudkan visi pemerintah menuju smart economy atau ekonomi cerdas.
"Apalagi kalau koperasi ini dibentuk oleh pelaku usaha mikro kecil dan menengah, sehingga ada perputaran uang yang digunakan sebagai modal pengembangan usaha," katanya, Selasa, 22 November 2022.
Pembangunan ekonomi merupakan hal yang penting bagi suatu daerah. Smart Economy atau ekonomi cerdas bertujuan untuk meningkatkan penataan industri primer, sekunder, dan tersier untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan membangun ekosistem keuangan.
Smart Economy yang menjadi visi kepala daerah setempat yakni pembangunan tata kelola perekonomian yang mampu menghadapi tantangan dan adaptif terhadap perubahan sehingga terwujudnya ekosistem yang mendukung aktivitas ekonomi selaras dengan sektor ekonomi unggulan daerah.
"Smart economy dalam konteks smart city merupakan konsep dimana suatu aktivitas ekonomi dilakukan secara terpadu dan inovatif dalam upaya mewujudkan tujuan kota cerdas sesuai RPJMD kita saat ini," ungkapnya.
Sebagai contoh penerapan ekonomi cerdas yakni membangun industri ekonomi kreatif dengan menciptakan iklim kondusif yang mendukung berkembangnya wirausaha baru antara lain dengan menyusun rencana induk industri kreatif.
Kemudian meningkatkan inovasi, akses, daya saing, dan jejaring koperasi dan usaha mikro serta memperluas pemanfaatan perdagangan elektronik (e-commerce) yang mendukung berkembangnya iklim kewirausahaan di daerah kota. (HENDRI/B-6)
Sekda Palangka Raya: Koperasi Wujudkan Smart Economy
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Walikota Gelar Musyawarah Terbuka Dana Banpres Karhutla, Undang Ormas dan Mahasiswa
Kualitas Udara Masih Berbahaya, Disdik Palangka Raya Perpanjang Pembelajaran Jarak Jauh
Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Evaluasi Pelaksanaan PJJ di Tengah Kabut Asap
Palangka Raya Terima Banpres Rp10 Miliar
Menkes Ingin Jadikan Bus Oksigen Pemko Palangka Raya sebagai Pilot Project Penanganan ISPA
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Komentar (0)
Memuat komentar…







