PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran meminta peran aktif perkebunan sawit sejahterakan masyarakat sekitar kebun.

“Adanya perkebunan kelapa sawit, selain dapat memberikan dampak terhadap perekonomian, juga berdampak positif terhadap partisipasi dan ketahanan ekonomi masyarakat,” ungkapnya saat kegiatan sosialisasi dan penyerahan penetapan perkara kemitraan inti plasma perkebunan kelapa sawit di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 22 November 2022.

Sugianto menekankan agar Perkebunan Besar Sawit (PBS) membangun kualitas kemitraan dengan masyarakat sekitar.

Ia mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalteng per Desember 2021, Perusahaan Besar Sawit (PBS) yang sudah beroperasi di Kalteng berjumlah 198 PBS dan yang belum memiliki plasma ada 71 PBS.

“Untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus mencegah praktik monopoli usaha dan persaingan usaha yang tidak sehat, perlu dilakukan langkah-langkah advokasi dan asistensi,” tuturnya.

--page

Sugianto menambahkan, advokasi dan asistensi tersebut perlu sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). (HERMAWAN DP/B-7)