KASUS penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Kotim belum mereda. Bahkan dalam sepekan terakhir, tren perkembangan penderitanya mengalami peningkatan. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit pun diminta mengantisipasi lonjakan pasien.
"Kami minta pihak rumah sakit melakukan langkah antisipasi penanganan. Jangan sampai ada pasien yang tidak mendapatkan ruangan perawatan, minimal mereka dapat tempat tidur selama menjalani perawatan di rumah sakit," kata Ketua Komisi III DPRD Kotim Rimbun, saat dihubungi <Borneonews> melalui telepon genggamnya, Rabu (10/2/2016).
Berdasarkan data RSUD dr Murjani Sampit, lanjut dia, sejak 1-6 Februari tercatat enam orang anak dan dua orang dewasa dirawat di rumah sakit milik daerah ini karena terserang DBD. Sedangkan selama Januari lalu, rumah sakit ini merawat 38 pasien dengan penyakit yang sama, dan hingga kini sebagiannya masih menjalani rawat jalan dan pemeriksaan rutin.
Rimbun pun meminta RSUD dr Murjani mulai sekarang menyiapkan tempat tidur tambahan. Ini diperlukan jika sewaktu-waktu pasien penderita DBD melonjak dan tidak bisa tertampung di ruang perawatan yang tersedia di rumah sakit. Selain itu, perlu ada koordinasi dengan dinas kesehatan setempat agar bisa menurunkan petugas khusus untuk membantu pelayanan pasien.
"Biasanya keluarga pasien terutama yang dari kampung kebingungan mengurus syarat administrasinya. Sehingga seringkali pasien itu terlantar atau tidak bisa segera masuk ruang perawatan. Karena itu, kami sarankan ada petugas khusus dari dinkes yang diturunkan untuk membantu pelayanan, agar keluarga pasien tidak salah dalam mengurus persyaratan administrasi," ujarnya.
Menurut Politisi PDI Perjuangan itu juga mengimbau agar masyarakat terus mewaspadai penyebaran penyakit DBD. Dengan melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan sedini mungkin. "Masyarakat harus waspada terhadap kasus-kasus panas yang tidak turun ketika diberi obat. Hendaknya segera ke dokter atau puskesmas terdekat, dicek parameter demam berdarahnya, agar tidak terlanjur masuk stadium DBD parah," kata dia. (RF/B-8)








