DINAS Perindustrian Per­­­­dagangan Koperasi dan Usaha Kecil Mene­ngah (Disperindkop dan UKM) Kabupaten Tanah Bum­bu, Kalimantan Sela­tan, selama 2015 mem­per­oleh empat peng­har­gaan, baik tingkat pro­vin­si maupun nasional.


Kepala Bidang Kopera­si dan UKM Kabupaten Ta­­nah Bumbu Pahrurra­ji mengatakan, keberhasil­an meraih berbagai peng­har­gaan di bidang UKM dan koperasi tersebut ti­dak terlepas dari kerja ke­ras, serta dukungan da­ri berbagai pihak, khu­sus­nya pelaku UKM dan ko­perasi.


“Penghargaan diraih dua koperasi dengan ber­predikat Koperasi Beprestasi Tingkat Pro­vin­si Kalimantan Sela­tan, yakni Kopdit Satui Man­diri dan Kopdit Sum­ber Rezeki,” katanya.


Sementara itu, jumlah koperasi di Kabupa­ten Tanah Bumbu hingga 2015 sebanyak 337 unit.


Dari jumlah itu, seba­nyak 292 unit berstatus ko­perasi aktif dan 45 ko­perasi tidak aktif. Se­dang­kan koperasi yang ba­ru tumbuh pada 2015 se­banyak 28 unit dan kopera­si usaha simpan pinjam 25 unit.


“Berbagai upaya telah di­­lakukan Disperindag­kop agar koperasi dan UKM di Tanah Bumbu mampu bersaing dengan daerah lain untuk menjadi ko­pe­rasi yang berkualitas, ber­prestasi dan tangguh,” ujar­nya.


Langkah-langkah yang te­lah dilakukan seperti, pem­bi­naan terhadap koperasi yang hampir tidak aktif dan mem­bubarkan koperasi yang sudah vakum.


Selain itu, dilakukan pula pe­latihan administra­si per­­koperasian, sosiali­sa­si un­­dang-undang per­ko­pe­ra­si­an dan peraturan-pe­raturan lainnya yang ber­kenaan dengan kelem­ba­gaan perkoperasian, serta melakukan monito­ring, eva­luasi, pelaporan per­kem­­bangan pertumbuhan ko­perasi yang ada.
(Ant/B-3)