BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Hendra Lesmana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
“Saya mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau ikut menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Semoga seluruh korban meninggal dalam musibah ini mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” ujar Bupati Hendra. Kamis, 24 November 2022.
Orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba itu juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk bersama-sama mendoakan seluruh korban bencana ini dan terdampak gempa diberi kekuatan serta ketabahan menghadapi cobaan tersebut.
“Mari kita doakan juga agar korban luka semoga cepat diberi kesembuhan dan bisa kembali sehat seperti sedia kala. Semoga Allah memberikan kesabaran untuk menghadapi cobaan hidup karena Allah akan memberi pahala besar sebagai imbalannya dan memudahkan segala urusannya,” sebutnya.
Sebagai informasi, sebanyak 162 orang meninggal dunia akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) lalu. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan anak-anak.
--page
Dari data yang diperoleh dari BPBD Provinsi Jawa Barat, disebutkan pula ada 326 warga luka-luka dan 13.784 orang mengungsi. Lokasi pengungsian tersebar di 14 titik. Sebgaian besar korban adalah anak. Pasalnya, saat kejadian mereka mayoritas berada di sekolah maupun madrasah setempat.
Akibat gempa bermagnitudo 5,6 SR tersebut, rumah rusak dengan skala 60-100 persen berjumlah 2.345 unit. Selain itu ada 2-3 lokasi jalan yang terisolasi. Sementara jalan nasional dilaporkan sudah kembali normal. (HENDI NURFALAH/B-7)









