PROSES pembangunan pa­­sar baru yang berlokasi di pelabuhan speed boat Su­kamara terus berlanjut. Proyek itu merupakan pro­gram revitalisasi pasar da­ri Kementerian Perdaga­ng­an untuk mengganti ba­ngunan lama atau pasar in­pres.


Kepala Dinas Perindustri­an Perdagangan Perdaga­ng­an Koperasi Pertamba­ng­an dan Energi (Disperin­dag­koptamben) Sukamara Ha­rap­an Wahai mengatakan, pi­haknya menargetkan pem­bangunan pasar yang ber­lokasi di Jalan Letnan Ope itu rampung akhir Fe­bru­ari 2016.


“Kita targetkan pengerja­an banguan pasar baru akan selesai pada pekan ketiga bulan ini,” katanya saat ditemui Borneonews, Rabu (10/2/2016).


Mengenai penempatan pe­dagang bila pembangun­an telah rampung, menurut Wahai, bakal dilakukan pen­dataan ulang. Meski be­gi­tu, pihaknnya tetap akan mengutamakan pedagang lama yang sebelumnnya menempati pasar inpres.


“Untuk penempatan kios pa­sar kami prioritaskan pe­dagang lama. Jika ada kios yang tersisa, baru akan di­berikan kesempatan kepa­da pedagang anyar yang ber­minat.”


Wahai mengatakan, se­kitar 40% proyek pemba­ngunan pasar baru meng­gu­nakan material baja se­hingga pengerjaannya ti­dak memakan waktu la­ma.

“Penggunakan baja di b­a­gian pemasangan atau me­rangkai bahan. Saat ini, rang­ka baja tersebut sudah ada sehingga kami optimistis pengerjaan pemba­ngun­an pasar selesai tepat pada waktunya,” yakin dia.
(MG13/B-3)