SUNGAI Katingan kembali makan korban. Kali ini yang menjadi korban tenggelam adalah warga Desa Jaya Makmur, Kecamatan Katingan Kuala bernama, Sismoko, (38).
“Korban tenggelam pada Jumat 5 Februari dan mayatnya baru ditemukan tadi pagi,” sebut Kapolres Katingan AKBP Tato P Suyono, Rabu (10/2/2016).
Kondisi tubuh korban sulit dikenali lagi. Seluruh anggota tubuhnya membengkak. Kapolres menjelaskan kronologis kejadiannya saat itu korban bersama dua temannya, Lek Ing dan Mispan, 58, yang juga mertuanya.
Mereka bertiga naik kapal rangkan dari Desa Petak Bahandang di hulu Desa Talingke untuk menjual beras dari kampung mereka Jaya Makmur.
Setelah beras habis terjual mereka bermaksud kembali pulang ke kampungnya.
Namun sesampainya Desa Talingke tiba-tiba terjadi angin ribut disertai tiupan angin kencang sekitar pukul 15.30 WIB.
Melihat kondisi itu Mispan mertua korban meminta menantunya bersama Lek Ing mengikat terpal untuk menutupi atap kapal.
Tapi sebelum terpal terpasang muncul angin kencang secara hingga keduanya terhempas dan tercebur ke Sungai Katingan.
Melihat kondisi itu Mispan lalu menghentikan laju kapal dan memutar kembali arah kapalanya.
Tapi Mispan hanya mendapati Lek Ing yang selamat berenang ke tepi sungai, sedangkan menantunya tidak muncul lagi.
Lalu Lek Ing dan Mispan mencari korban dengan dibantu Sugito yang juga melihat kejadian itu.
Kapolres mengatakan berdasarkan keterangan dari istri korban, Sunarti jika suaminya tidak bisa berenang.
Sebelumnya pada akhir Desember 2015 dua wisatawan asal Medan, Sumatera Utara juga tewas tenggelam di Sungai Katingan tepatnya di Danau Mare. (B-6)


