BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi Sadar Wisata di Bumi Perkemahan Panglima Batur Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan, Jumat 25 November 2022.
Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari melalui Kabid Pengembangan Destinasi dan Kelembagaan, Rusita Murniasi mengatakan, terselenggaranya kegiatan ini dimaksudkan bahwa program Sadar Wisata ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada para pelaku pariwisata di setiap destinasi wisata mengenai elemen-elemen penting dalam membangun pariwisata.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para pelaku pariwisata di setiap destinasi wisata terkait elemen-elemen penting dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan dengan penerapan Sapta Pesona, Pelayanan Prima dan CHSE (Clean, Health and Safety Environment),” kata Rusita Murniasi.
Penerapan Sapta Pesona plus CHSE di destinasi wisata menjadi suatu hal yang sangat krusial dan penting untuk meyakinkan wisatawan, sebab akan mengubah wajah pariwisata dan ekonomi kreatif yang bertujuan utama menerapkan unsur Sapta Pesona yaitu Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah dan Kenangan di setiap destinasi wisata.
Sedangkan, kata Rusita Murniasi, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat sebagai penegak pariwisata benar-benar menjadi mandiri dalam melaksanakan atraksi pariwisata yang unik serta mempromosikan berbagai produk ekonomi kreatif kepada wisatawan yang berkunjung dengan berlandaskan prinsip Sapta Pesona, Pelayanan Prima dan CHSE.
--page
Selain itu stakeholder diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membangun sadar wisata (Sapta Pesona) di destinasi pariwisata, khususnya pada objek wisata Desa Trahean atau disebut Kampung Shinobi di Kecamatan Teweh Selatan untuk dijadikan salah satu andalan tujuan utama destinasi wisata.
Dalam kegiatan tersebut diikuti para peserta sebanyak 50 orang terdiri dari perangkat daerah/desa terkait, Pokdarwis dan masyarakat Desa Trahean dan sekitarnya. “Kegiatan dilaksanakan selama dua hari pada Jumat dan Sabtu. Untuk Jumat dilaksanakan sosialisasi Sadar Wisata dan pada Sabtu dilaksanakan gerakan aksi Sapta Pesona yang diikuti sebanyak 100 orang,” pungkasnya. (RAMADHANI/B-11)









