NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau meminta masyarakat mengikuti vaksinasi untuk menghadapi varian baru Covid-19 Omicron XBB yang berkembang saat ini.

“Kami mengajak masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap maupun booster mendatangi fasilitas layanan kesehatan yang tersedia,” pinta Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Lamandau, Hendra Lesmana saat dikonfirmasi pada Sabtu, 26 November 2022.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Bupati Lamandau itu, ketika masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 maka akan memberikan perlindungan dari kasus berat bahkan kematian.

“Pemkab Lamandau terus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 di daerah ini, hingga capaiannya di atas 70 persen,” katanya.

Dia pun tetap berharap masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan dan bersama-sama pemerintah daerah dan instansi terkait menekan kasus penularan Covid-19 di Bumi Bahaum Bakuba.

--page

“Kita bisa mencegah penularan Covid-19 dengan memakai masker, menjauhi kerumunan, menjaga tangan tetap bersih,” ujarnya.

Hal berikutnya yang dapat dilakukan masyarakat adalah mendatangi fasilitas-fasilitas layanan kesehatan untuk dites statusnya apabila bergejala dan segera mendapatkan pengobatan.

“Langkah-langkah ini adalah cara untuk melindungi diri kita dari penularan dan juga mencegah kita menularkannya kepada orang lain,” katanya menambahkan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kabupaten Lamandau, Rosmawati mengimbau, warga tidak perlu khawatir dengan efek samping ringan yang ditimbulkan pascavaksinasi seperti pegal-pegal, nyeri di tempat suntikan, nyeri otot dan demam.

“Itu merupakan suatu reaksi normal dari pembentukan antibodi atas respons vaksin, karena sesuatu yang masuk ke dalam tubuh kita, termasuk vaksin, itu akan terjadi suatu reaksi inflamasi. Berarti ada reaksi tubuh tapi itu akan bersifat sementara dan biasanya akan menghilang dalam beberapa saat,” jelasnya.

Dinas teknis Pemkab Lamandau terus berupaya melakukan sosialisasi mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan ketika melakukan aktivitas dan mendatangi fasilitas kesehatan untuk divaksinasi Covid-19.

Terkait kasus penularan subvarian Covid-19 Omicron XBB di wilayahnya, Rosmawati memastikan bahwa sampai saat ini belum ada ditemukan. “Belum ada. Semoga tidak ada yang terpapar,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/B-5)