BORNEONEWS, Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra mengharapkan, kegiatan Gerakan Aksi Sapta Pesona di objek wisata Bumi Perkemahan Panglima Batur ini semakin mempererat koordinasi dan sinergi demi kemajuan Kalimantan Tengah, terlebih Kabupaten Barito Utara.
Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Barito Utara, Sugianto Panala Putra saat menyampaikan sambutan Barito Utara H Nadalsyah pada kegiatan aksi Aksi Sapta Pesona di objek wisata Bumi Perkemahan Panglima Batur, Sabtu, 26 November 2022.
“Pada hari ini kita melaksanakan gerakan aksi Sapta Pesona di objek wisata Bumi Perkemahan Panglima Batur dalam rangka mengimplementasikan Sapta Pesona di objek wisata sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat sekitar destinasi wisata,” kata Sugianto Panala Putra.
Dikatakan Sugianto Panala Putra, Kabupaten Barito Utara mempunyai 3 (tiga) objek wisata unggulan yaitu Bumi Perkemahan Panglima Batur, DAM Trinsing dan Air Terjun Jantur Doyam.
Menurut Sugianto, gerakan aksi Sapta Pesona ini merupakan salah satu program dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI yaitu program Bersih, Indah, Sehat dan Aman, yang merupakan gerakan pelindung sosial bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
--page
“Untuk itu diharapkan kegiatan ini mampu menciptakan masyarakat destinasi pariwisata aktif dan terlibat langsung dalam mewujudkan destinasi pariwisata yang mencerminkan nilai-nilai Sapta Pesona,” ucap Sugianto Panala Putra.
Ditambahkan Sugianto, sebagai upaya adaptasi kebiasaan baru di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, program ini bertujuan untuk mendorong para pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif untuk meningkatkan kesiapan, mengantisipasi perubahan dan melakukan adaptasi agar dapat menarik kembali kepercayaan dari wisatawan melalui empat aspek esensial di sektor pariwisata yaitu kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan.
“Sadar wisata didefinisikan sebagai sebuah konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif bagi pengembangan kepariwisataan di suatu wilayah atau tempat,” kata Wabup.
Demikian halnya, jelas Wabup lagi, dalam pembangunan bidang pariwisata yang akan dihadapkan pada dua sisi pendekatan program, yaitu program pembangunan pariwisata yang ditujukan langsung kepada SDM yang menjadi stakeholder dan program pembangunan pariwisata yang ditujukan kepada SDM secara luas atau masyarakat umum, khususnya di sekitar destinasi pariwisata.
Wabup juga mengatakan bahwa Pemkab barito Utara telah menganggarkan untuk pembangunan sarana dan prasarana di objek wisata unggulan. Dengan adanya objek wisata unggulan bersih, indah, sehat dan aman, ia berharap dapat meningkatkan jumlah pengunjung sehingga berdampak pada peningkatan PAD Barito Utara dan peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar tempat wisata. (RAMADHANI/B-7)









