PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasca terbaliknya KM Satya Kencana III milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) saat sandar di Pelabuhan Pamglima Utar, Kecamatan Kumai 19 Oktober 2022, akhirnya kapal tersebut berhasil diapungkan kembali Sabtu, 26 November 2022 sekitar 19.45 WIB. 

Manager Kantor Cabang PT DLU Kumai Agus Suprianto, Minggu, 27 November 2022 menjelaskan proses pengapungan kapal tersebut dilakukan oleh tim dari PT Three G Diving.

"Sisa kendaraan yang kemarin ikut tenggelam juga sudah berhasil dikeluarkan. dan saat ini proses pengapungan kapal di tepi dermaga," jelasnya.

Sebelum diberitakan, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas III Kumai Hary Suryanto proses pengapungan kembali KM Satya Kencana III memang Ditargetkan sekitar pada 20 November 2022.

Kapal tersebut memang harus dievakulasi sekitar akhir November sebagai sebagai upaya persiapan Pelabuhan Kumai dalam menghadapi Natal dan tahun baru. 

"Agar proses keberangkatan dan kedatangan kapal lainnya dalam menghadapi Natal dan tahun baru tidak terganggu. Karena diperkirakan ada peningkatan penumpang di Pelabuhan Kumai jelang akhir tahun," jelasnya.

--page

Hary menjelaskan minimal diperlukan waktu sekitar 3 bulan untuk bisa mendapatkan hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) 

"Selain itu hasil investigasi dari KNKT nanti hanya akan menjelaskan penyebabnya saja, tidak menentukan siapa yang salah pada insiden terbaliknya kapal tersebut," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)