JEDDAH –

BORNEONEWS, Turki - Siapa yang tidak mengenal Turki? Negara yang merupakan pusat pemerintahan kekaisaran Utsmaniyah ini sempat viral beberapa waktu lalu. Drama seri layangan Putus membawa kita menjelajahi keindahan Kappadokya dengan rumah-rumah batu dan warna-warni balon udaranya.

Namun, Turki bukan melulu soal Kappadokya atau Aya Sofya. Ada banyak destinasi indah lainnya yang wajib kamu tandangi ketika kamu berkunjung ke negeri seribu mesjid ini. Salah satunya Cumalikizik (baca: Jumalekezek).

Terletak di kota Bursa, Cumalk tidak semasyur tempat-tempat wisata di Istanbul. Pasalnya masih jarang tur grup yang memasukkan Cumal?k?z?k ke dalam daftar destinasi wisata mereka. Padahal desa yang terletak di bawah kaki gunung Uluda ini merupakan satu di antara 5 situs warisan dunia yang dilindungi UNESCO di Turki. 

Bukan hal mengejutkan, mengingat desa ini merupakan salah satu pemukiman Kesultanan Ottoman tertua yang masih lestari hingga saat ini. Umurnya saja sudah mencapai lebih dari 700 tahun. 

.

Memasuki gerbang, wisatawan langsung disambut berbagai sovenir khas Turki. Mulai dari tembikar, pajangan-pajangan kayu, hingga nazar boncuk dalam berbagai bentuk. 

--page

.
Wisatawan memilih sovenir untuk dibawa pulang.

Sedikit berjalan ke dalam, rumah-rumah berdinding batu, berumur ratusan tahun siap menemanimu menjelajah waktu. 

Gang-gang setapak di antara rumah-rumah tua menghubungkan jalan berbatu satu dengan yang lainnya. Bagai menjelajahi labirin, kamu akan menebak-nebak bangunan apa lagi yang akan kamu temui berikutnya. 

.
Salah satu gang setapak di antara rumah-rumah berdinding batu.

Rumah-rumah ini sebagian masih dihuni, sebagian lagi dijadikan sebagai rumah makan dan beberapa diantaranya merupakan penginapan bertema kesultanan Utsmaniyah.

Saya mampir ke salah satu penginapan dan diberi kesempatan menilik fasilitasnya. Jangan berharap menemukan kamar berAC dengan kasur berukuran king size. Penginapan ini sengaja didesain agar pengunjung merasakan sensasi menginap di kamar-kamar tamu tempo dulu. 

--page

Setiap kamar hanya dilengkapi dengan beberapa sofa panjang, karpet, serta meja dan bantal untuk duduk di atas lantai. Harga menginap semalam sekitar 300 TL per kamar, sudah termasuk sarapan. 

Salah satu kamar di Uludb H?zleme Evi
Salah satu kamar di Uludb H?zleme Evi

Sempat mengobrol sedikit dengan pengurus penginapan, ternyata pemilik penginapan merupakan keturunan Eyüp. 

Sultan, salah satu Sahabat Rasulullah SAW yang meninggal pada masa-masa awal penaklukan Konstantinopel. Beliau dimakamkan di Istanbul, tepatnya di distrik Eyüp.

Foto silsilah keluarga pemilik penginapan.
Foto silsilah keluarga pemilik penginapan.

Bukan cuma bangunan-bangunan bersejarah, kamu juga tidak boleh melewatkan Kahvalt di desa Ini. 

--page

Kahvalt berarti sarapan. Merupakan gabungan 2 kata dalam bahasa Turki yaitu kahve yang berarti kopi dan alt yang berarti sebelum. Kahvalt? dilakukan di pagi hari sebelum minum kopi. 

Biasanya rumah makan akan menyediakan sarapan yang dapat disantap oleh 2-3 orang sekaligus. Menunya terdiri dari menamen, roti, keju, buah zaitun, salad, madu, dan teh. 

Karena hanya sendirian, saya tidak memesan kahvalt. Sebagai gantinya saya memesan satu porsi yaprak sarma, makanan khas Turki terbuat dari nasi dan digulung dengan daun anggur.

Usai sarapan, saatnya mencicipi karadut suyu, salah satu minuman khas Turki yang terbuat dari sari buah mulberi. Sebetulnya karadut suyu dapat dijumpai dalam 
kemasan di seluruh penjuru Turki. Namun, tak ada yang mengalahkan sensasi menegak karadut suyu yang masih segar sambil bersantai dikelilingi bangunan berumur ratusan tahun di ibu kota pertama Kesultanan Utsmaniah ini.

Yaprak sarma, sup tarhana, dan karadut suyu.
Yaprak sarma, sup tarhana, dan karadut suyu.

Untuk menuju Cumalikizik dari pusat kota Bursa, saya hanya menumpang angkot atau dolmu dalam bahasa Turki, dengan biaya 8.5 TL atau sekitar Rp7000,00 saja. 

Hanya dalam waktu 20 menit saya sudah sampai di gerbang Cumalikizik. Tidak dikenakan biaya apapun untuk memasuki kawasan ini, alias gratis. Kalau ke Turki, jangan lupa mampir ke sini, ya! (WULAN/B-5)