BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriati Ritadewi mengatakan bisnis budidaya ikan cupang sudah menjadi tren masa kini. Dia mengajak masyarakat setempat melirik usaha yang satu ini untuk mendulang pundi-pundi rupiah.
"Bisnis ikan cupang selama pandemi Covid-19 membuat banyak orang terpikat, kalau kita melihat peluang marketnya ini masih sangat besar, bahkan ekspor," katanya, Senin, 28 November 2022.
Menurutnya, di tengah lesunya perekonomian akibat pandemi, bisnis ikan cupang menjadi angin segar. Berbagai jenis ikan cupang, dari koi nemo, half moon, plakat, hingga multicolor menjadi pajangan baru berdampingan.
Selain itu cara mendapatkannya pun semakin gampang. Untuk membeli ikan cupang tak harus keluar rumah untuk mendatangi pasar maupun toko ikan hias. Kini, dengan perangkat telepon pintar bisa membeli ikan cupang melalui toko daring maupun lelang di media sosial.
"Ikan cupang hias memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komoditas yang menghasilkan pundi-pundi bagi peternak, karena peminatnya cukup banyak dan harga yang cukup tinggi," ungkapnya.
Ikan cupang hias cukup gampang dipelihara karena tidak memerlukan lahan atau tempat yang luas untuk membudidayakannya.
--page
Untuk usaha ini kata dia, pemerintah daerah sangat mendukung. Bahkan juga rutin menggelar kontes untuk memperkenalkan usaha tersebut ke masyarakat luas. (HENDRI/B-11)









