BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kalteng mengandalkan website untuk menaungi pelaporan tindak kekerasan.
“(Kami) sudah memberikan kesempatan yang luas kepada masyarakat melalui website yang ada sehingga masyarakat lebih mudah untuk memberikan laporan pengaduan, baik kekerasan fisik maupun psikis,” kata Kepala DP3APPKB Kalteng, Linae Victoria Aden.
Linae melanjutkan, pihaknya gencar melakukan edukasi dan promosi sehingga tindak kekerasan yang cukup marak secara perlahan dapat dihentikan.
“Tindak kekerasan yang ibarat fenomena gunung es muncul di atas kecil tapi di bawahnya masih banyak, itu pelan-pelan akan kita hancurkan gunung es-nya dan masyarakat sudah berani untuk menyampaikan,” sebut dia.
Diakuinya, dalam menyembuhkan trauma tidak mudah. Dibutuhkan pendamping profesional, karena penyembuhan trauma tergantung dari berat ringannya traumatik seseorang.
--page
Linae menambahkan, saat ini, di Kalteng sudah ada UPT PPA di 11 kabupaten-kota, sedangkan yang tiga lainnya masih dalam proses. (HERMAWAN DP/B-7)









