BORNEONEWS, Palangka Raya - Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, setelah tenaga kesehatan, pelaksanaan vaksinasi keempat atau booster kedua akan difokuskan pada kelompok lanjut usia (lansia).
Rencananya, pelaksanaan booster kedua nantinya juga akan menggunakan vaksin buatan indonesia, yakni Vaksin Indonvac.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul mengatakan, penggunaan vaksin tersebut merupakan langkah pemerintah untuk memberikan peluang bagi vaksin lokal.
Sehingga vaksin karya anak bangsa yang telah melewati langkah panjang bisa memberikan manfaat lebih bagi masyarakatnya sendiri.
“Jadi pemerintah memberi peluang bagi vaksin buatan dalam negeri. Kalau kita beli terus vaksin dari luar negeri, nanti vaksin buatan sendiri malah tidak terpakai, ini sangat disayangkan,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Kalteng pada Selasa, 29 November 2022 konfirmasi baru Covid-19 mengalami penambahan sebanyak 22 orang.
--page
Sebanyak 22 orang konfirmasi terdiri dari Palangka Raya 6 orang, Kotawaringin Timur 1 orang, Kotawaringin Barat 1 orang, Kapuas 6 orang, Gunung Mas 1 orang, Barito Selatan 1 orang, Barito Timur 4 orang, Barito Utara 2 orang. (HERMAWAN DP/B-11)









