BORNEONEWS, Turki - Minuman apa yang terlintas di kepala kamu ketika mendengar kata Turki? Kebanyakan orang akan menyebut kopi atau teh.
Tidak salah, Turki memang terkenal dengan kopi atau Turk kahvesi dan teh atau cay dalam bahasa Turki. Kedua minuman ini memang menjadi budaya masyarakat Turki. Mereka meminumnya di berbagai kesempatan. Misalnya setelah makan besar, atau saat bersantai dengan kolega di sela-sela jam istirahat.
Berbeda dengan kopi dan teh di Indonesia yang disajikan dengan gula, di Turki minuman ini cenderung dinikmati tanpa gula, sade kahve atau sade cay dalam bahasa Turki.
Namun, tidak hanya kopi dan teh yang populer di Turki. Ada banyak minuman dengan berbagai rasa yang mungkin belum pernah kamu jumpai. Berikut 5 minuman paling populer di Turki yang saya cicipi selain teh dan kopi.
1. Ayran

--page
Sebelum ke Turki, saya sudah pernah mendengar minuman ini. Ayran merupakan minuman yang terbuat dari yogurt, biasanya disajikan dalam keadaan dingin.
Pertama kali memesan ayran, saya mengira rasanya akan seperti minuman berbahan yogurt yang sering kita jumpai di Indonesia, segar, sedikit asam dan manis.
Tapi tidak dengan ayran. Sangat bertolak belakang dengan ekspektasi saya. Rasanya asin, seperti susu yang difermentasikan lalu dibubuhi garam.
Meskipun tidak cocok dengan lidah saya, dan mungkin sebagian besar orang Indonesia, minuman ini sangat bermanfaat bagi pencernaan. Masyarakat Turki sendiri sangat suka minum ayran. Ayran sangat lazim dijumpai di setiap rumah makan di Turki, sama populernya dengan es teh di Indonesia.
2. Salgam

--page
Salgam berwarna ungu. Sama seperti ayran, salgam juga banyak dijumpai di rumah makan dan minimarket dan dijual dalam kemasan botol.
Saya tertarik mencicipi salgam karena berwarna ungu dan disajikan dalam keadaan dingin. Lagi-lagi minuman ini punya cita rasa unik yang belum pernah saya jumpai sebelumnya. Karena terbuat dari fermentasi jus buah beet yang dibubuhi garam, minuman ini terasa seperti sari acar asin di lidah saya. Butuh beberapa sendok gula untuk saya menghabiskan satu gelas salgam suyu.
Meskipun cita rasanya tidak biasa, salgam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya meningkatkan sistem detoksifikasi di dalam tubuh.
3. Sira
Minuman yang terbuat dari anggur ini juga banyak dijual di minimarket-minimarket di Turki. Hanya saja tidak seperti ayran dan salgam suyu yang bisa dijumpai di rumah makan, hanya beberapa rumah makan saja yang menyediakan Sira di daftar menunya.

Sekilas sira terlihat seperti wine, berwarna merah keunguan dan dijual dalam kemasan botol kaca. Namun minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Rasanya seperti jus anggur, manis, sedikit masam dan tentu saja segar, apalagi jika diminum dalam keadaan dingin.
--page
Bagi yang ingin mencicipi anggur merah tanpa alkohol, sira sangat saya rekomendasikan. Dijamin halal.
4. Karadut Suyu

Ini adalah minuman favorit saya di Turki. Terbuat sari buah mulberi, karadut suyu sangat cocok dinikmati saat musim panas. Rasanya mirip dengan Sira namun lebih encer dan sedikit lebih masam.
Karadut suyu biasanya dijual di kedai-kedai minuman di pinggir jalan bersama dengan sari buah delima dan sari buah lemon atau limonata dalam bahasa Turki.
Mulberi atau karadut dalam bahasa Turki banyak dijumpai dan ditanam di seluruh Turki, terutama di daerah yang berdekatan dengan laut Marmara, salah satunya Bursa.
Seperti yang tertulis di artikel saya sebelumnya, tempat terbaik menikmati karadut suyu adalah di Cumalikizik, Bursa. Di mana kamu dapat meminumnya sambil menjelajah masa lalu Turki di ibu kota pertama Kesultanan Utsmaniah.
Baca Artikel selengkapnya di sini: https://www.borneonews.co.id/berita/284303-mengintip-turki-tempo-dulu-di-cumalikizik
5. Salep

Dari namanya sudah tertebak kalau minuman khas Turki yang satu ini punya cita rasa yang tidak kalah unik dengan ayran dan salgam.
--page
Salep biasanya disajikan dalam keadaan panas dan dibubuhi kayu manis di atasnya. Sangat cocok dinikmati saat musim dingin.
Tekstur salep lebih kental jika dibandingkan dengan keempat minuman sebelumnya. Warnanya putih dan rasanya mirip susu yang dibubuhi kayu manis dan rempah-rempah.
Bukan hanya rasanya yang unik, bahan baku pembuatannya pun unik, yaitu umbi tanaman anggrek. Umbi ini direbus dan dikeringkan, lalu digiling hingga menjadi serbuk. Kemudian ditambahkan susu dan rempah-rempah, seperti kayu manis.
Untuk menikmati salep, kamu hanya perlu membelinya dalam kemasan saset, dan menyeduhnya dengan air panas di rumah. Salep siap disantap.
Jika berkesempatan mengunjungi Turki, minuman mana yang ingin kamu cicipi pertama kali? (WULAN/B-5)









