SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur meminta agar masyarakat ikut terlibat dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan/

Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan Kotim terdiri dari 17 kecamatan, 17 kelurahan dan 1688 desa dengan jumlah penduduk 411852 jiwa. Jika hanya mengandalkan pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dirasa belum memadai.

"Bukanlah perkara mudah untuk dikelola wikayah seluas itu terutama yang terkait dengan penanggulangan kebakaran, baik bangunan maupun hutan dan lahan sehingga perlu partisipasi masyarakat di wilayahnya masing-masing" ungkapnya, Rabu, 30 November 2022.

Untuk itu dia meminta dukungan dari semua pihak terutama kecamatan, kelurahan dan desa agar dapat menganggarkan dalam program kegiatannya terkait dengan penanganan kebencanaan di wilayah kerjanya.

Untuk wilayah Kotim luas kawasan hutan 1.544.456,95 HA sedangkan kawasan gambut  502.597,9 HA. "Hal ini perlu perhatian bagi kita semua, agar potensi yang ada tidak menjadi bencana, namun kita kelola menjadi berkah," tuturnya.

Keinginan pemerintah daerah terkait keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan kebakaran ini secara bertahap direalisasikan oleh instansi terkait dengan membentuk relawan kebakaran di setiap kecamatan, kelurahan dan desa.

Kepala Disdamkarmat Kotim, Hawianan menyebutkan saat ini sudah ada 3 kecamatan terdekat yang telah dibentuk relawan dan mengikuti pelatihan.

"Pada 2023 mendatang kami berharap semua Kecamatan sudah dibentuk relawannya,"tutupnya. (NOOR/B-6)