BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Desa Wonosari, Kecamatan Tualan Hulu, saat ini sedang berupaya menjadikan desa tersebut sebagai desa wisata. Salah satunya dengan membangun gedung wisata yang menyerupai gedung putih atau istana kepresidenan Amerika Serikat.
Kepala Desa Wonosari Muhammad Amin mengatakan, pihaknya saat ini mencoba menjadikan desa itu menjadi desa wisata, karena Wonosari memiliki potensi wisata baik pemandangan alam maupun sumber daya alam lainnya.
"Sebab itu kami bertekad mewujudkan Desa Wonosari sebagai desa wisata sesuai dengan Permendes PDTT Nomor 8 Tahun 2022," ucapnya, Rabu, 30 November 2022.
Menurutnya, potensi sumber daya alam yang ada perlu dikembangkan. Apalagi saat ini keindahan dan sumber daya alam di desa itu masih terjaga dan asri. Pengelolaan ini juga perlu didukung sarana prasarana penunjangnya, seperti gedung wisata yang dibangun pihaknya saat ini.
"Sehingga bisa menjadi daya tarik pengunjung wisata," ujarnya.
--page
Selanjutnya, pihaknya akan terus melengkapi fasilitas penunjang untuk pengembangan desa wisata tersebut. Sehingga pengunjung yang datang tidak hanya dimanjakan pemandangan desa asri namum juga fasilitas yang nyaman.
Dikembangkannya Desa Wonosari sebagai desa wisata, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar serta usaha mikro kecil dan menengah di desa itu.
Adapun bangunan gedung wisata tersebut saat ini dibangun secara bertahap menggunakan dana desa tahun 2022. Kemudian dilanjutkan kembali pada tahun 2023 agar semakin lengkap dan bagus. Bangunan tersebut berukuran 16 meter kali 30 meter ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2023 nanti.
"Ke depan akan kami lengkapi, termasuk juga penambahan fasilitas olahraga, wisata kuliner, dan lainnya," katanya.
Dirinya berharap, Desa Wonosari dapat menambah khasanah wisata di Bumi Habaring Hurung dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan Dinas Kebudayan dan Pariwisata setempat dalam upaya pengembangan Desa Wonosari menjadi desa wisata ini. (NOOR ANNISA/B-7)









