BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan peran penting masyarakat dalam mensukseskan program imunisasi, termasuk imunisasi polio.
Kepala Dinkes Kalteng, Suyuti Syamsul mengakui meski Kalteng masih bebas polio, nyatanya vaksinasi atau imunisasi polio di Kalteng mengalami penurunan selama pandemi Covid-19.
Meski tidak signifikan, namun peran masyarakat sangat dibutuhkan agar capaian imunisasi polio di Kalteng tetap tinggi.
“Memang vaksinasi polio di Kalteng mengalami penurunan saat pandemi kemarin. Tidak begitu signifikan, dimana kami punya standar Universal Child Imunitation (UCI),” sebut Suyuti.
Terkait penanganan polio, Suyuti mengatakan bahwa upaya pencegahannya sangat mudah, yakni hanya dengan melakukan imunisasi polio, terutama pada anak-anak.
--page
Ia menegaskan imunisasi polio tidak sakit karena menggunakan metode tetes. Sehingga diharapkan kesadaran untuk dapat memenuhi imunisasi dasar lengkap pada anak, supaya anak dapat memiliki kekebalan terhadap penyakit polio.
“Tantangan imunisasi kita, selain karena pandemi ada juga kelompok-kelompok anti vaksin ditengah masyarakat,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-5)









