KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kondisi terkini banjir yang terjadi di empat kecamatan wilayah hulu Kabupaten Kapuas secara umum sudah berangsur surut pada Rabu, 30 November 2022.

Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Panahatan Sinaga bahwa dari empat kecamatan terdampak banjir, hanya di Kecamatan Mantangai saja lagi yan masih ada tiga titik banjir. Sedangkan, di Kecamatan Kapuas Tengah, Timpah, Pasak Talawang, sudah berangsur surut.

"Kecamatan Kapuas Tengah, Pasak Talawang, dan Timpah sudah kering. Tapi, di Kecamatan Mantangai ada tiga titik yang masih perlu diwaspadai diantaranya Desa Lapetan, Desa Tumbang Muroi, Dusun Tanjung Kelanis, tapi debit air sudah berangsur turun," kata Panahatan Sinaga, Rabu, 30 November 2022.

Dijelaskannya, banjir cukup lama bertahan karena curah hujan di wilayah hulu yang masih tinggi, ditambah faktor air pasang dari hilir.

"Sehingga, pertengahannya itu ada di wilayah Kecamatan Mantangai, itu tadi yang masih terjadi banjir," ucapnya.

--page

Disebutkannya, di tiga titik itu ketinggian air masih antara 30 cm sampai dengan 50 cm, ini rata-rata yang berada di pinggir sungai besar.

"Terkait bencana banjir ini, kami informasikan juga sebelumnya jauh hari kita sudah informasikan melalui kepala desa maupun camat dan aparat kelurahan bahwa perkiraan BMKG kita sangat rawan bencana banjir, dan ini terbukti," pungkasnya.

Adapun, berdasarkan data dari BPBD Kapuas untuk terdampak banjir itu terjadi di 4 kecamatan, 30 desa, dengan 6.007 Kepala Keluarga (KK).

Pihak Pemkab Kapuas pun, hari ini telah mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di empat kecamatan tersebut. (DODI RIZKIANSYAH/B-5)