BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya, M Hasan Busyairi mengatakan, layanan Call 112 yang dimiliki daerah setempat sangat membantu masyarakat ketika membutuhkan pertolongan gawat darurat.
"Itu sangat bagus ya, dan kami Komisi C siap membantu pemerintah daerah untuk meningkatkan layanan 112. Apapun yang dibutuhkan kami siap bantu misalnya soal aturan hingga anggaran," katanya, Rabu, 30 November 2022.
Ia menyebutkan, jika kebutuhannya ada kaitannya dengan aturan, maka nanti legislatif akan bantu mendorong percepatan pembuatan aturan. Sedangkan kalau kaitannya dengan anggaran, tentu komisi C nantinya mendorong untuk melakukan kebijakan penganggaran yang tepat.
Layanan cepat Call 112 merupakan terobosan yang diresmikan sejak 2021. Layanan cepat itu disiapkan untuk menerima aduan kegawatdaruratan.
Seperti permintaan ambulance, penanganan kebakaran, kecelakaan, kejadian tindak kriminal, penanganan pohon tumbang dan penanganan kegawatdaruratan lainnya.
--page
SOPD yang bergabung di antaranya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), RSUD Kalampangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Polresta dan Kodim.
Selanjutnya, unsur dari kecamatan yakni layanan ambulans Kecamatan Pahandut, Jekan Raya hingga Dinkes Pustu Ambulans. Kemudian ada juga dari Dinas Perkim, Rescue Damkar, Mako Damkar, Posko Damkar Tangkiling dan Comand Center.
Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Gloriana mengatakan untuk tahun ini saja pihaknya menerima 10.414 penelpon. Dari jumlah penelpon itu ada 1.087 laporan kondisi darurat.
"Semua laporan darurat dengan jumlah 1.087 ini tertangani dengan baik atas gerak cepat petugas yang sudah profesional untuk melakukan pertolongan. Rekapitulasi ini dihitung sejak Januari-Oktober tahun ini saja," ungkapnya. (HENDRI/B-5)









