BORNEONEWS, Palangka Raya - Pohon tumbang dibersihkan tim Damkar dan BPBD Kota Palangka Raya. Pohon dengan panjang hampir 15 meter di Jalan Ir Soekarno tersebut tumbang sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian itu mengakibatkan 2 orang pengendara motor meninggal dunia.
Selain petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, juga ada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Ray, TSAK Menteng yang langsung membersihkan pohon tersebut.
"Setelah mendengar kejadian tersebut tim damkar menuju lokasi untuk membersihkan sisa pohon yang tumbang karena mengganggu arus lalu lintas," ucapnya, Rabu, 30 November 2022.
Dari hasil pantauan di lapangan, kondisi pohon-pohon juga miring ke arah jalan akibat angin dan membahayakan pengguna jalan yang akhirnya dilakukan penebangan juga karena dikhawatirkan akan tumbang.
"Ada sekitar 30 pohon yang sudah miring 60 derajat yang sangat berpotensi tumbang kapan saja, apalagi beberapa hari terakhir Kota Palangka Raya dilanda hujan lebat dan angin kencang yang berpotensi menumbangkan pohon," tukasnya.
--page
Pihaknya menebang sedikitnya 20 pohon akisia di wilayah tersebut yang diperkirakan akan tumbang bila terkenan angin kencang.
"Ada sekitar 20 pohon lebih di dekat lokasi kejadian kecelakaan akibat pohon tumbang, banyak pohon sudah miring, khawatir tumbang di waktu tertentu, kami bersama rekan dilapangan langsung memangkas pohon-pohon yang rawan tumbang, apalagi pohon tersebut tumbuh liar di tamah gambut milik warga," pungkasnya. (AGUS/B-7)









