PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Toga Hamonangan Nadeak mengusulkan agar dapat dibentuk perda tenaga kerja.

Keberadaan perda tenaga kerja sangat penting dalam rangka untuk memberdayakan masyarakat lokal supaya tidak diabaikan ketika ada investasi masuk di wilayah Kalteng.

"Kalau ada perda tenaga kerja, masyarakat lokal kita di Kalteng ini jadinya dapat diberdayakan dengan maksimal dan tidak hanya menjadi penonton saja ketika ada investasi masuk," katanya, Kamis, 1 Desember 2022.

Di dalam perda tersebut nantinya akan diatur berapa jumlah persentase masyarakat lokal yang harus diberdayakan atau diperkerjakan oleh perusahaan besar swasta (PBS) ketika masuk pada suatu daerah.

"Misalkan masyarakat lokal yang harus diperkerjakan oleh PBS itu minimal 40 persen dan 60 persennya boleh tenaga kerja dari luar, jadi mekanismenya nanti harus benar-benar diperhitungkan dengan tepat," ujarnya.

Selain itu, membentuk perda tenaga kerja ini juga merupakan salah satu upaya untuk mencegah kecemburuan sosial masyarakat lokal kedepan, sebab selama ini banyak masyarakat yang merasa diabaikan ketika ada investasi masuk pada suatu daerah.

"Apabila ada perda itu maka dapat mengatur agar masyarakat lokal bisa dilibatkan bekerja diperusahaan yang ada, dan tidak merasa cemburu terhadap banyaknya tenaga kerja dari luar yang masuk. Jadi, membentuk perda ini perlu dipikirkan," tuturnya.

Di sisi lain, perda ini juga bisa menjadi salah satu upaya untuk memperkuat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kalteng. Sebab jika masyarakat lokal dilibatkan bekerja diperusahaan maka mereka harus memiliki kualitas sesuai kebutuhan.

--page

"Jadi perlu ada pelatihan-pelatihan khusus untuk meningkatkan kulitas masyarakat lokal kita sesuai bidangnya masing-masing, misal keahlian mengoperasikan alat berat, ini diajarkan nantinya kepada mereka," jelasnya.

Dirinya berharap dengan adanya perda tenaga kerja ini pemberdayaan masyarakat lokal di Kalteng dapat maksimal, sehingga nantinya tidak terpinggirkan dan kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar. (DONNY D/B-6)