BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Kalteng Saidah Suryani menyampaikan tren HIV-AIDS beberapa tahun terakhir diisi homo dan heteroseksual.
“Trend yang sekarang atau beberapa tahun belakangan ini datanya diisi bukan lagi Wanita Pekerja Seks (WPS) yang hanya 3 atau 4 persen yang paling besar Lelaki Sex Lelaki (LSL) di atas 50 persen,” kata Saidah Suryani saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Provinsi Kalteng, Minggu, 4 Desember 2022.
Ia menerangkan untuk kategori yang masuk dalam LSL adalah homo dan heteroseksual didominasi pelajar dan mahasiswa.
Saidah mengatakan dalam beberapa tahun sebelumnya angka HIV didominasi oleh wanita pekerja seks, pengguna narkoba dan beberapa kelompok rentan lainnya.
"Tugas Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Kalteng itu kan pencegahan, sosialisasi dan edukasi,” ungkapnya.
Namun ia berharap pencegahan HIV-AIDs tidak hanya dilakukan oleh lembaga KPA. Diperlukan kerja sama dengan Lembaga-lembaga lain termasuk Lembaga Kesehatan.
“Di sini mitra kami adalah Dinas Kesehatan, Rumah Sakit sebagai rujukan pasien yang sudah HIV AIDS dan Lembaga pendidikan," tandas Saidah. (HERMAWAN DP/B-11)








