BORNEONEWS, Palangka Raya - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai puncaknya.
Kasus penularan yang terjadi didominasi oleh dua varian Omicron, yakni varian XBB dan varian BQ.1 dimana persentasenya sudah diatas 80 persen dari populasi varian yang ada.
“Dua varian ini sudah take over BA.4 dan BA.5. Dari pengalaman selama ini, jika varian baru sudah mendominasi hingga 90 persen, artinya sudah pada titik jenuhnya. Sehingga kasus harian Covid-19 kemungkinan bakal kembali turun dalam waktu dekat,” kata Menkes Budi.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Minggu, 4 Desember 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 13 kasus.
Kasus baru di antaranya Palangka Raya empat kasus, Kapuas empat kasus, Pulang Pisau dua kasus, Barito Timur satu kasus, Gunung Mas satu kasus, dan Katingan satu kasus.
Sedangkan pasien sembuh bertambah 14 orang, yakni Kapuas 10 orang, Barito Selatan dua orang, dan Pulang Pisau dua orang. Kemudian, jumlah pasien meninggal dunia bertambah dua orang dari Kapuas dan Sukamara. (HERMAWAN DP/B-11)








