PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalteng gencar mengimbau masyarakat diwilayah hukumnya agar tetap waspada dan jangan sampai terjerumus serta terpengaruh dengan ajakan terhadap paham radikalisme.

Salah satu langkah yang diambil polisi yakni mengedukasi masyarakat serta menjalin hubungan baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan orang yang berpengaruh di lingkungan guna menyampaikan pesan anti radikalisme.

Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes K. Eko Saputro mewakili Kapolda Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, setiap orang mempunyai potensi untuk terpapar paham radikalisme apabila terdapat beberapa faktor sebagai pemicu seperti politisasi agama dan pemahaman agama yang menyimpang serta faktor ekonomi.

Oleh karena itu, Eko mengimbau seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan proteksi diri, seperti mempelajari pemahaman agama dengan benar, dan menjunjung semangat Pancasila serta kebhinekaan.

Menurut Eko, dengan penggunaan media sosial sekarang diharapkan masyarakat dapat saling membantu untuk mencegah paham radikalisme dan anti Pancasila.

"Selalu waspada terhadap perkembangan yang ada di media sosial dan waspada apabila ada orang yang tidak dikenal di lingkungan di sekitar, dan kita wajib selalu hati-hati terhadap berita yang belum tentu benar atau berita hoak," pungkasnya. (PARLIN TAMBUNAN/B-11)