INVESTASI bidang jasa sangat pesat di Kapuas. Setelah hadirnya Hypermart dan Alfamart, kini wilayah Kota Air kembali diserbu para investor bidang pelayan jasa, terutama supermarket atau pasar modern.
Saat ini pasar modern terus berkembang bak jamur di musim hujan. Fakta ini sampaikan Deni Wdarnani, Kepala Perizinan Terpadu Kapuas, Jumat (12/2/2016).
“Saat ini sudah ada Citi Mall dan Alfamart, tapi masuk lagi Indomart. Saat ini masih mengurus izin dan rencana baru buka satu outlet saja,” tuturnya.
Ia mengatakan pihak Indomaret hanya minta izin prinsip disatu tempat saja, sedangkan Alfamart sampai 12 titik. Apa yang membuat orang lebih rame berinvestasi di Kapuas? Ia menjelaskan Kota Kuala Kapuas memang lebih menjanjikan untuk suatu investasi ke depan bukan saat ini, tapi para penanam modal lebih melihat jangka panjang perkembangan kota.
Ia berharap dengan menjamurnya pasar modern di Kapuas bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan perkembangan perekonomian dan tingkat penyerapan tenaga kerja lebih banyak.
“Pemerintah daerah sangat mendukung para investor bidang permodalan untuk masuk Kapuas dan itu sudah terbukti dengan masuknya Hypermart dan Alfamart dan akan masuk lagi Indomaret, sehinga pertumbuhan ekonomi Kapuas makin meningkat serta mendongkrak PAD dan penyerapan tenaga kerja,” imbuhnya.
Ia menambahkan ke depan bila Indomaret ingin menambah outlet lagi maka pasti akan diberi izin.
Ia memastikan dengan hadirnya pasar modern ini tidak akan berdampak pada usaha warga, sebab kemajuan serta MEA pasar bebas Asia, tentu pemerintah tidak bisa menghambat perkembangan serta persiangan pasar.
“Kita tidak bisa membatasi investasi walau akan ada persaingan antara pasar modern dan pasar tradisonal, karena pasar bebas Asia sudah mulai merambah Indonesian dan pemrintah derah tidak bisa membatasinya,” tandasnya. (B-6)


