KETUA Dewan Pimpinan Wila­yah­ Garda Bangsa Kalteng, Su­gianor ikut mengklarifikasi pemberiataan mengenai hadir­nya Wakil Gubernur terpilih Ha­bib Said Ismail di acara Mu­kernas PKB di Jakarta beberapa waktu lalu.


Menurut Sugianor kehadiran­ Habib dalam Mukernas hanya menghadiri undangan dari pa­nitia, karena saat pencalolan­ waktu itu, PKB juga ikut meng­usung Sugianto Sabran-Habib Said Ismail (SOHIB).


Jadi wajar jika Habib datang ke acara Mukernas dan buka­n ada niatan lain seperti diberi­takan jika kehadirannya un­tuk­ dikaderkan guna meng­gan­ti­kan posisi Ketua DPW PKB Kalteng dua periode HM Asera.


“Kedatangan beliau di Muker­nas­ sebagai undangan atas per­min­taan pusat, bahwasanya ba­gi kepala daerah terpilih yang di­dukung PKB wajib menghadiri Mu­kernas,” ucap Sugianor yang juga Anggota DPRD Palangka Ra­ya, Selasa (9/2/2016).


Diketahui, masa jabatan Ketua DPW Kalteng sudah berakhir, ta­pi diperpanjang dan tidak lama lagi akan dilakukan pemilihan.


Sugianor menjelaskan untuk men­jadi ketua DPW PKB Kalteng itu hak semua kader. Semua ber­hak mencalonkan diri. Hanya sa­ja yang bersangkutan wajib me­ngikuti tata tertib pemilihan de­ngan acuan AD/ART partai.


“Saya sebagai Ketua DPW Gar­da Bangsa Kalteng juga kepingin menjadi Ketua DPW PKB Kalteng. Saya sebagai sa­yap­ partai politik PKB adalah generasi yang nantinya juga mem­bangkitkan PKB yang se­lama ini banyak dilirik oleh orang banyak. Apalagi banyak­ kader PKB yang selama ini militan dengan partai,” beber­nya.


Soal isu jika salah satu kan­didat ketua PKB Kalteng ada­lah Habib Ismail? Sugianor men­jelaskan jika dulunya Ha­bib orang PKB. Hanya Habib pin­dah ke Partai NU karena ingin berpolitik. (RZ/B-6)