KERUSAKAN jalan penghu­bung Kuala Kurun–Palangka Ra­ya di sekitar Desa Tumbang Danau, Kecamatan Mi­­hing Raya, Kabupaten Gu­nung Mas, semakin parah. Ba­­dan jalan berlubang cukup da­lam dan berlumpur hingga me­nyebabkan kendaraan su­lit melintas.


Saking parahnya kerusak­an, sejumlah kendaraan ro­da empat atau lebih sem­pat ter­pe­­rosok. Hal itu me­­nye­bab­kan kemacetan dan anteran ken­daraan roda em­pat yang cu­kup panjang.


Salah seorang pengemudi tra­vel jurusan Kuala Kurun-Palangka Raya, Rianto, 35, mengatakan, anteran ken­daran di titik kerusakan mu­lai terjadi sejak Kamis (11/2/2016) malam hingga Ju­mat (12/2/2016) siang.


“Ada truk pengangkut CPO yang amblas di jalan rusak. Sehingga jalan menjadi sempit dan sulit dilewati. Bahkan, ada beberapa kenda­raan ter­pak­sa ditarik untuk me­lewati jalan yang rusak,” ungkap Rianto.


Ia menceritakan, lamannya antrean kendaraan untuk bisa melintas mencapai 2 jam bahkan lebih. Hal itu meng­akibatkan arus transportasi menjadi terganggu.


Sopir travel lainnya, Nardi, 26, menuturkan bahwa kerusakan badan jalan di se­kitar Desa Tumbang Danau ter­jadi sudah cukup lama. Be­berapa ha­ri lalu, titik kerusakan te­lah ditimbun dengan tanah. Na­mun timbunan tidak berta­han lama lantaran tergerus air hujan.


Di lain pihak, Kasat Lantas Polres Gunung Mas Iptu Hermanto, mengatakan bahwa di­rinya telah mengerahkan pe­tugas Lantas untuk mengatur antrean kendaraan. Hal itu bertujuan supaya antrean bi­sa tertib. (EP/B-3)