SEJUMLAH pengusaha perhotelan dan agen travel dikumpulkan di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palangka Raya, Jumat (12/2/2016).
Tujuannya untuk merumuskan bersama formula dalam menggaet wisatawan menjelang Palangka Raya Eclipse Festival 2016 yang dilangsungkan saat momen gerhana matahari total (GMT) pada 9 Maret mendatang.
Dengan adanya formulasi yang tepat, diharapkan kehadiran wisatawan tidak hanya terjadi pada momen GMT, tetapi bisa tinggal lebih lama dan menikmati potensi wisata yang ada di ‘Kota Cantik’.
Kehadiran wisatawan selama beberapa hari di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah diyakini bisa menguntungkan daerah. Selain menambah tingkat hunian hotel, juga berimbas pada pendapatan di sektor pariwisata.
Untuk mewujudkan harapan itu, Disparekraf menyiapkan lima spot pariwisata yang siap dijual kepada wisatawan. Meliputi Tugu Sukarno dan Jembatan Kahayan, Sirkuit Sabaru, Desa Wisata Sei Gohong, Nyaru Menteng, dan Taman Alam Bukit Tangkiling. Kelima spot itu akan dipaketkan dalam promosi GMT.
Tidak cuma itu, Disparekraf masih menambah rangkaian kegiatan dengan acara budaya dan tarian tradisional di pusat kota yang dijadwalkan berlangsung pada 6-9 Maret 2016. Lokasi utama acara budaya yakni di Stadion Sanaman Mantikei.
Sementara itu, menurut penuturan para pengusaha perhotelan, sejauh ini sebagian besar kamar hotel telah dibooking sejumlah tamu yang mayoritas warga negara asing. Para tamu itu terdeteksi datang ke Palangka Raya dalam rangka melaksanakan penelitian ilmiah.
“Kami sudah ada booking 80 kamar untuk tanggal tersebut (9/3/2016). Tetapi banyak yang (cuma menginap) sehari dua hari saja. Pada (8/2) malam datang, lalu (9/3) kan Nyepi. Perlu disiapkan agar mereka betah bertahan lama di sini,” ungkap General Manajer Swisbell Hotel Danum Palangka Raya Zen Achmad Riza kepada Borneonews.
Sementara itu, terkait rencana Pemkot Palangka Raya menggandeng pelaku UMKM dengan menata stan promosi di sekeliling Stadion Sanaman Mantikei pada saat berlangsungnya GMT, masih akan dibahas.
Kepala Bidang UMKM Diskoperindag Kota Indriyati Rita Dewi mengatakan, perlu disepakati dulu konsep dan durasinya. (B-3)


