PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Meski pandemi Covid-19 mulai dapat tertangani dengan baik dengan adanya vaksinasi. Namun penguatan terhadap upaya antisipasi tetap harus dilakukan, mengingat virus Covid-19 sangat mudah bermutasi dan memunculkan varian baru.

Ketua Perhimpunan Ahli Epidemologi Indonesia (PAEI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Rini Fortina menyampaikan ada beberapa hal yang tetap harus diperkuat pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Pertama dengan menguatkan kemampuan tenaga kesehatan untuk membaca diagnosa gejala sakit seseorang terutama bagi rumah sakit dan puskesmas yang menjadi tempat rujukan pertama.

“Serta meningkatkan fasilitas di pusat pelayanan kesehatan tersebut,” tambah Rini Fortina.

Selain itu, pelaksanaan Testing, Tracing, Treatment (3T) juga diharapkan dapat ditingkatkan, dengan menyediakan sarana 3T yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

--page

Pemerintah melalui dinas terkait pun diminta untuk mempertajam kemampuan pelaksanaan kontak pada orang bergejala dan kontak eratnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu, 7 Desember 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 16 kasus.

Penambahan di antaranya Palangka Raya enam kasus, Barito Timur dua kasus, Katingan dua kasus, serta Kapuas, Kotawaringin Timur, Murung Raya, Barito Selatan, Pulang Pisau, dan Seruyan masing-masing satu kasus. (HERMAWAN DP/B-5)