BORNEONEWS, Muara Teweh – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC Apdesi) Kabupaten Barito Utara menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) tahun 2022, di aula BapppedaLitbang Muara Teweh.
Bupati Barito Utara, H Nadalsyah menyampaikan bahwa keberadaan dan terbentuknya Apdesi Kabupaten Barito Utara patut diberikan apresiasi.
Mengingat, kata dia, salah satu fungsi Apdesi sebagaimana tertuang dalam pasal 6 ayat 2 anggaran dasar adalah sebagai mitra bagi pemerintah dan lembaga-lembaga non pemerintah dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan pedesaan.
“Kedepan diharapkan seluruh desa di daerah ini harus selalu mengerti dengan kebutuhan desa dan masyarakatnya, masing-masing agar pembangunan di desa berjalan dengan baik, lancar, tertib dan disiplin” kata Nadalsyah, Kamis, 8 Desember 2022.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kata dia, telah melaksanakan kaji tiru teknologi tepat guna yang dilaksanakan di Cirebon, Jawa Barat pada Oktober 2022.
--page
“Untuk itu saya mengingatkan kepada Camat dan Kepala Desa yang mengikuti kegiatan tersebut agar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik guna kedepannya dapat mengimplementasikan teknologi tepat guna tersebut di desa masing-masing, sehingga nantinya dapat menjadi desa/kecamatan yang mandiri, maju dan berkembang,” kata dia.
Bupati juga berpesan kepada para Camat dan Kepala Desa agar pada tahun anggaran 2023 segera menyelesaikan permasalahan batas desa/kelurahan selesai sehingga akan segera kita terbitkan Peraturan Bupati tentang batas desa sehingga, kita Kabupaten Barito Utara tertib administrasi.
“Saya juga berpesan untuk Kepala Desa supaya peka dengan laju inflasi yang terjadi saat ini, mengingat Kalimantan Tengah menempati urutan ke 2 tertinggi se Indonesia,” kata bupati Nadalsyah.
Pemerintah pusat, lanjut dia, telah meminta pemerintah daerah mengalokasikan 20 persen dari Dana Desa (DD) yang dimana dapat digunakan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di lapangan serta pemanfaatan tanah kas desa sebagai lahan pertanian, perikanan peternakan dan perkebunan sebagai wujud ketahanan pangan di desa sehingga dapat menekan tingginya laju inflasi di Kabupaten Barito Utara.(RAMADHANI/B-5)









