SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Susiawati mengaku belum menerima laporan dari pihak sekolah terkait adanya siswi di salah satu SMP yang mejadi korban asusila oleh seorang guru.

"Saya baru tahu tadi pagi, karena belum ada laporan atau informasi yang masuk ke saya," ujar Susiawati, Jumat, 9 Desember 2022.

Susiawati yang baru mengetahui informasi tersebut langsung memerintahkan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama untuk menelusuri informasi tersebut.

"Sementara ini, saya belum bisa memberikan informasi lebih terkait hal tersebut. Karena masih menunggu penelusuran dari pegawai kami," kata Susiawati.

Sementara dari informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, aksi asusila tersebut terjadi terhadap siswi SMP yang berada di salah satu kecamatan di Kotim.

Pelakunya diduga merupakan guru kontrak daerah, dan aksinya juga diduga tidak hanya dilakukan terhadap satu orang siswi, namun lebih dari 5 orang.

--page

Aksi itu sendiri, tidak dilaporkan oleh korbannya kepada pihak aparat kepolisian. Belum diketahui penyebabnya. Namun kabar tersebut sudah menyebar, hingga menjadi perhatian banyak pihak. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)