BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Maruadi mengatakan pembangunan desa yang sulit dijangkau di wilayah Kalteng perlu menjadi perhatian serius pemda baik provinsi, kabupaten dan kota.
Menurutnya, perlu adanya langkah yang dilakukan oleh pemda dalam rangka percepatan pembangunan wilayah pedesaan terutama yang ada dipelosok dan sulit dijangkau agar desa-desa itu tidak semakin tertinggal.
"Harus ada langkah dari pemda melalui dinas terkait, karena di Kalteng sendiri masih banyak desa yang pembangunannya minim, hal ini jangan sampai dibiarkan karena bisa membuat desa itu jauh tertinggal," ujarnya, Sabtu, 10 Desember 2022.
Ia mengatakan, salah satu upaya yang bisa dilakukan pemda dalam rangka percepatan pembangunan wilayah pedesaan di Kalteng ini yakni dengan aktif melakukan pendekatan ke Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) RI.
Dengan upaya pendekatan maka program-program pembangunan desa dari Kemendes-PDTT akan bisa masuk Kalteng, sebab selama ini berdasarkan catatan pihaknya program pembangunan desa di Kalteng dari Kemendes-PDTT masih belum ada.
--page
"Percepatan pembangunan wilayah pedesaan di Kalteng ini sangat perlu dilakukan untuk mendorong kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa. Jadi upaya pendekatan pemda melalui dinas terkait ke Kemendes-PDTT itu sangat penting," tuturnya.
Diungkapkannya, pihak dari DPRD Kalteng juga tidak tinggal diam dalam hal ini. Itu dibuktikan dengan telah melakukan kunjungan kerja ke Kemendes-PDTT beberapa waktu lalu untuk membahas berbagai program pembangunan desa agar bisa masuk Kalteng.
"Kami harap dengan upaya yang dilakukan program Kemendes-PDTT bisa masuk Kalteng, tapi upaya kami ini juga harus dibarengi dengan upaya dari pemda, agar nantinya apa yang kita harapkan dapat terwujud untuk pembangunan wilayah pedesaan yang ada di provinsi ini," tandasnya. (DONNY D/B-5)









