TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Sebanyak 8 orang anak usia sekolah dasar belajar membuat batik tulis secara gratis pada Bazar Mini UMKM di Taman Nansarunai Tamiang, Sabtu, 10 Desember 2022.

Ketrampilan membatik tersebut diajarkan oleh Hardiano, instruktur membatik dari LPK Wihellie Tamiang Layang yang juga memproduksi batik tulis dengan merek Batik Tulis Mawar Saron.

"Anak-anak ini dari SDN 1 Dorong, mereka disponsori jadi belajarnya gratis," ungkap Hardiano saat diwawancarai usai memberikan pelatihan.

Mereka mendapatkan materi membatik tingkat dasar yakni membuat desain, mencanting, keamanan mencanting, mewarnai serta mengunci atau memperkuat warna.

"Untuk anak-anak ini pengawasan harus ekstra supaya khususnya pada proses mencanting tidak membahayakan mereka karena mereka bekerja dengan cairan malam (lilin) yang panas," jelas Hardiano.

Dia mengungkapkan, tarif normal belajar batik tulis tingkat dasar di LPK Wihellie cuma Rp25 ribu, uang tersebut sebagai pengganti bahan membatik yang digunakan peserta kursus. "Jadi uang Rp25 ribu bukan untuk membayar instruktur, itu untuk membeli bahan membatik," jelasnya.

Sementara itu, Sophia Blantan Luhulima sebagai pemilik dan pengelola LPK Wihellie mengatakan dengan tarif belajar batik tulis yang terjangkau tersebut dia berharap semakin banyak warga Barito Timur yang belajar membuat batik tulis dengan motif-motif khas Dayak Maanyan.

"LPK Wihellie punya mimpi Tamiang Layang juga jadi kota batik khas Dayak," cetus wanita berusia 79 tahun masih semangat membina generasi muda ini. (BOLE MALO/B-6)