BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pasca dibangun sejak 2015, beragam program peningkatan sumber daya manusia (SDM) tekah dilakukan oleh Abdul Rasyid Foundation.
Kepada media disela kegiatan gala dinner Abdul Rasyid Foundation dan Klinik Bisnis, di kediaman Owner Citra Borneo Indah (CBI) Group, H Abdul Rasyid AS, Sabtu, 10 Desember 2022 pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tersebut menjelaskan kenapa dunia pendidikan menjadi fokus utama dari berbagai program yang telah dilakukan yayasan tersebut.
"Memang diakui, Provinsi Kalteng khususnya Kabupaten Kobar wilayah sangat besar bila dibandingkan dengan daerah lain. Demikian juga dengan potensi sumber daya alam dan potensi lainnya. Namun diakui secara SDM banyak juga di Kalimantan yang pintar, namun jumlahnya masih kalah jauh dengan daerah lain di Indonesia seperti yang berada di Pulau Jawa dan Sumatera," jelasnya.
Karena itulah berdasarkan pantauannya selama salah satu perusahaan yang tergabung dalam CBI Group yaitu PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk melakukan perekrutan karyawan sebagian besar yang memenuhi kualifikasi dan lulus tes adalah para pencari kerja asal luar daerah.
"Harapan kami kedepan, kalau bisa mayoritas karyawan yang bisa lulus tes dengan kualifikasi sesuai standar perusahan kami berasal dari Kalimantan. Sehingga saudara-saudara kita di Kalimantan bisa menikmati hasil dari kinerja perusahaan dan dan sumber daya alam yang kita miliki. Jangan sampai kedepan hanya bisa jadi penonton saja di rumahnya sendiri," jelasnya.
Menurut H. Abdul Rasyid AS, walau demikian keinginannya untuk meningkatkan SDM di Indonesia juga bukan hanya yang terbatas di lingkup Kalimantan saja.
"Ke depan sesuai cita-cita, kami berkeinginan bisa membantu mewujudkan peningkatan SDM di seluruh Indonesia. Salah satunya dengan dukungan Abdul Rasyid Foundation melalui Klinik Bisnis," jelasnya.
Karena dia berkeinginan akan banyak tumbuh enterpreneur muda yang mulai berbisnis di negara ini.
"Salah satu cara untuk meminimalisir angka kemiskinan di negara ini dengan cara dukungan pada pelaku UMKM. Bisa dicontoh banyak negara yang perkembangan ekonominya bisa maju lantaran banyaknya tercipta enterpreneur dengan beragam usaha bisnisnya. Sehingga cepat atau lambat akan tercipta lapangan pekerjaan baru. Hal ini merupakan bentuk ikhtiar atau usaha kami untuk membantu warga agar bisa beranjak dari ketertinggalan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)









