BORNEONEWS, Palangka Raya - Menurut data BPS Kalteng penduduk di provinsi ini pada 2022 mengalami peningkatan sebanyak 38.905 orang hingga total menjadi 2.741.075 orang. Dan diyakini setiap tahun penduduk Kalteng akan terus mengalami peningkatan.
Menanggapi hal itu Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Abdul Razak mengatakan peningkatan penduduk tersebut harus disikapi pemerintah daerah dengan banyak membuka lapangan pekerjaan. Hal ini penting agar tingkat pengangguran dengan adanya peningkatan penduduk tidak semakin bertambah.
"Pemerintah harus menyikapi peningkatan penduduk ini dengan serius, salah satunya yakni banyak membuka lapangan pekerjaan. Sebab, jika tidak demikian maka akan berdampak terhadap bertambahnya pengangguran dan kemiskinan," ucapnya, Minggu, 11 Desember 2022.
Dia menjelaskan peningkatan penduduk tidak bisa dipandang sebelah mata oleh pemerintah daetah maupun pihak-pihak terkait lainnya, karena hal itu dapat berpengaruh terhadap pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat di Kalteng.
Maka dari itu dengan banyak membuka lapangan pekerjaan menjadi salah satu solusi dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan. Sebab, apabila penduduk khususnya di Bumi Tambun Bungai mayoritas memiliki pekerjaan maka akan tercipta kesejahteraan.
--page
"Selain pengangguran dan kemiskinan sebenarnya masih banyak dampak negatif dari peningkatan penduduk ini jadi harus bisa dikendalikan. Pemerintah daerah kita harapkan agar serius memperhatikan hal ini supaya dampak negatif itu bisa diminimalisir. Salah satu yang paling penting yakni membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya," pungkasnya. (DONNY D/B-7)









