TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Lembaga Justice Peace Integrated and Creation atau JPIC Kalimantan mengadakan kampanye dan lomba pangan lokal serta perayaan Natal Komunitas JPIC di Desa di Didi Kabupaten Barito Timur, Minggu, 11 Desember 2022.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komunitas JPIC dari Desa Bamban, Tewah Pupuh, Tangkan dan Desa Didi serta perwakilan dari Kantor Pusat JPIC Kalimantan.

Pendamping Komunitas JPIC Kalimantan di Barito Timur, Ditawati, dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan mengatakan kampanye pangan lokal dan lomba pangan atau masakan lokal merupakan kegiatan rutin JPIC Kalimantan.

"Namun karena kegiatan kali ini di bulan Desember maka kita sekalian merayakan Natal secara sederhana. Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan setiap bulan," ucapnya.

Dita menjelaskan, lomba masakan lokal yang diadakan menjadi bagian dari upaya mempertahankan bahan-bahan pangan lokal yang mulai terancam punah karena kurang diminati oleh generasi milenial.

--page

"Kalau kegiatan seperti ini didukung oleh pemerintah daerah kami siap untuk melakukan kampanye pangan lokal di berbagai tempat untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap pemanfaatan maupun kelestarian bahan pangan lokal," lanjutnya.

Pada lomba masakan lokal tersebut Komunitas Desa Tewah Pupuh menyajikan menu sayur rebung, campuran sulur dan bunga pepaya, ikan baung asin serta oseng mandai. Kemudian Komunitas Desa Bamban menyajikan sayur daun singkong yang dicampur keladi, daun rungkai dan santan.

Selanjutnya Komunitas Desa Didi menampilkan rebusan terong, cempedak muda, sambal terong asam dan tanakan jelawat serta Komunitas Desa Tewah Pupuh menyiapkan menu pais saluang, sambal dadahan sarai serta sayur dengan campuran rebung, jagung muda, sulur dan bawang kucai.
 
"Sebenarnya komunitas binaan JPIC di Barito Timur ada 7 komunitas tapi yang hadir hari ini cuma 4 komunitas. Seharusnya hari ini selain lomba masakan lokal, setiap komunitas juga membawa bibit tanaman lokal," ungkap Dita.

Menurut Dita program dari JPIC Kalimantan berfokus pada pengembangan, pemberdayaan, pendampingan hukum dan keadilan serta upaya mempertahankan kearifan lokal.

Karena itu dia berharap komunitas binaan yang ada dapat mempergunakan kesempatan yang diberikan oleh JPIC Kalimantan karena tidak tidak semua komunitas bisa mendapatkan kesempatan pembinaan seperti ini.

--page

"Kita hanya menyediakan tempat, waktu dan menyediakan diri. JPIC yang akan membantu pemberdayaan seperti program sedang berjalan yaitu membudidayakan tanaman lokal dan ikan yang akan dinilai pada Februari 2023, semua benih ikan dan bibit tanaman dibantu oleh JPIC," jelasnya. (BOLE MALO/B-5)