KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah Yulhaidir mengatakan, saat ini kabupaten setempat sudah mencapai predikat Universal Health Coverage atau UHC dengan capaian 99,06 persen warga terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

"Kami terus berupaya agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan, salah satunya pemerintah mendaftarkan warga untuk masuk keanggotaan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) BPJS Kesehatan," kata Yulhaidir di Kuala Pembuang, Minggu

Pada acara sosialisasi seputar UHC itu, Bupati mengingatkan agar masyarakat yang telah masuk pada program BPJS Kesehatan ini bisa mendapatkan pelayanan yang sama seperti pasien lain pada umumnya.

"Tinggal dicek di sistem, bawa KTP saja, kalau memang sudah masuk di program BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat yang bersangkutan ini tinggal diberikan pengobatan gratis dari BPJS Kesehatan,” jelasnya.

Dia menambahkan, dalam program BPJS Kesehatan tersebut, sebagian besar keanggotaannya dibayarkan Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahunnya untuk kelas III.

--page

Rincian alokasi anggaran program BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah daerah yakni pada Tahun Anggaran 2019 dengan besaran Rp8 miliar, 2020 sebesar Rp16 miliar, serta 2021 sebesar Rp18 miliar.

“Kemudian untuk 2022 ini kita anggarkan sekitar Rp20 miliar, tapi alhamdulillah kita ada dibantu dana dari pemerintah pusat kurang lebih Rp7 miliar,” ucapnya.

Pengalokasian anggaran untuk program BPJS Kesehatan tersebut bertujuan memberi jaminan pelayanan kesehatan gratis dan memadai untuk masyarakat di Bumi Gawi Hantantiring ini.

ANTARA