DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim agar melakukan lelang jabatan untuk posisi sekretaris daerah (Sekda). Sehingga, terbuka kesempatan seluas-luasnya bagi para pejabat yang memenuhi syarat agar bisa bersaing secara sehat untuk menduduki jabatan tersebut.


Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kotim Jhon Krisli saat dihubungi <Borneonews>, Minggu (13/2/2016). "Lelang jabatan ini sebagai bagian dari keterbukaan di era reformasi. Ini juga dibutuhkan agar pemiliha sekda berjalan lebih netral dan mengutamakan profesionalitas sesuai kapasitasnya," terang dia.


Menurut Jhon, lelang jabatan merupakan salah satu implementasi penerapan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Tetapi lelang jabatan bukan layaknya tender pengadaan barang dan jasa. ini dimaksudkan agar proses pemilihan sekda berjalan lebih terbuka dan fair. “Artinya, siapa saja (pejabat) yang memang memenuhi syarat dan kriteria, dapat mendaftar dan ikut dalam lelang jabatan itu,” cetus dia.


Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun <Borneonews>, saat ini  Sekda Kotim dijabat Putu Sudarsana yang mulai menduduki jabatan sekda sejak 2010 lalu. Pada Juni 2016 mendatang, Putu akan mengakhiri kariernya sebagai sekda karena sudah memasuki usia pensiun.


Belakangan mencuat beberapa nama pejabat yang digadang-gadang akan menduduki posisi Sekda, seperti Asisten II Setda Kotim Halikinoor, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Fajrurahman, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Suparmadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Machmoer, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Fadlian Noor, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Sanggul Lumban Gaol dan Kepala Pelaksana (Plh) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Rukmana Priyatna.


Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kotim yang membidangi pemerintahan Handoyo J Wibowo, mengatakan lelang jabatan sekda sebenarnya menjadi amanat dari Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Apabila nantinya jabatan Sekda Kotim dilelang, pihaknya berharap agar seleksi dilakukan oleh tim kerja yang profesional.


“Sehingga akan menghasilkan sekda yang mampu menjaga indepensi PNS, serta mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Kotim,” ujar dia. (RF/B-8)