BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dalam rangka terus menata kota Puruk Cahu menjadi bersih, nyaman dan asri, Pemerintah telah melakukan penataan dan juga terus meningkatkan ksadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Termasuk pusat pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang memang kadang masalah kebersihan dan penataan kerap diabaikan.
Terkait dengan itu Bupati Kabupaten Murung Raya (Mura) Drs. Perdie MA menghimbau pedagang menjaga kebersihan alun alun, dan semua barang dagangan harus disimpan setelah selesai berjualan, agar siang harinya alun alun tidak terlihat kumuh dan kembali rapi mengingat juga digunakan masyarakat untuk berolah raga.
Pemerintah hanya ingin alun alun tetap terjaga keindahan dan kebersihannya, sehingga Pemerintah mengajukan syarat kepadapara pedagang untuk membersihkan sampah sisa jualan, termasuk menyimpan gerobak atau perlengkapan dagangannya ke tempat yang telah disediakan.
“Kita ingin pelaksanaan pasar malam di alun alun dengan konsep bersih dan indah, apabila awalnya baik tentu seterusnya akan baik, namun sebaliknya apabila alun alun dari awal terkonsep kumuh dan kotor, tentu akan sulit mengembalikan kebersihannya seperti semua, oleh sebab itu saya meminta para pedsgang mendukung hal itu,” jelas Bupati.
--page
Sementara itu, pantauan di lapangan kondisi pasar malam di alun alun jorih jerah cukup tertata dan bersih, namun tentu di beberapa sisi masih ada sampah yang berserakan dan gerobak pedagang yang tidak ditata sehingga pada siang hari cukup menganggu pemandangan.
Sehingga perlu ada langkah untuk melakukan konsep agar alun alun menjadi daerah yang bersih dan tertata sesuai dengan keinginan Pemerintah. (Trs)








