PEMILIHAN bupati dan wakil bupati Kabupaten Katingan masih lama lagi akan digelar. Tepatnya pertengahan 2018, namun sejumlah pihak berharap Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie bisa memimpin lagi untuk periode berikutnya.
Harapan itu muncul saat pembukaan Musyawarah Daerah Muhammadiyah ke-IV dengan tema ‘Gerakan Pencerahan Menuju Katingan Berkemajuan’ di Komplek Perguruan Muhammadiyah Jalan Semadi, Kasongan, Sabtu (13/2/2016).
“Dengan tema ini kita doakan agar bupati kita panjang umur, panjang amal, dan mudahan panjang pengabdiannya untuk Katingan,” ujar Pimpinan Daerah Muhammadiyah Katingan periode 2010-2015, Wirman K Saad saat memberikan sambutan.
Menurut Wirman, kepemimpinan Ahmad Yantenglie dinilai mampu menunjukan kemajuan bagi kabupaten hasil pemekaran dari Kotawaringin Timur itu diberbagai bidang, terutama masalah pendidikan dan kesehatan.
“Tidak apa-apa Muhammadiyah memuji bupati Tenglie di belakang.”
“Sebab jika memuji ada di hadapan bupati langsung malah dikira menghina dan ada apa-apanya,” ujarnya.
Muhammadiyah, katanya berpandangan dengan berkemajuan inilah maka semuanya akan menjadi maju.
Secara umum insya Allah Muhammadiyah konsisten bersama pemerintah bahu membahu dengan pelayana pendidikan, kesehatan, dan sosial lainnya.
“Muhammadiyah adalah gerakan amar ma’ruf nahi mungkar. Insya Allah Muhammadiyah akan membela pemerintah yang pro rakyat, namun tentu izinkan pula dikala ada yang tidak pro rakyat Muhammadiyah akan mengkritisinya dengan sopan dan santun,” ucapnya.
Dalam Musda itu bupati tidak hadir, tapi hanya diwakili oleh asisten I Jainudin Sapri.
“Saya menyampaikan permohonan karena pa bupati tidak bisa hadir, karena beliau sedang melaksanakan tugas menghadiri undangan KemenPAN di Bandung, Jawa Barat yang tidak bisa diwakilkan,” kata Asisten I Jainudin Sapri. (B-6)


