KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kapuas mengikuti kegiatan pilot projek penerapan aplikasi bahasa inggris berbasis android, bertempat di Aula Dinas Pendidikan (Disdik) Kapuas.

Kegiatan itu diselenggarakan selama 3 hari diikuti 90 siswa dari 6 sekolah jenjang SMP,  yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, dan SMP Katolik dan SMP Muhamadiyah. Di setiap masing-masing sekolah, terdiri atas 15 orang peserta, kemudian ada guru pembimbing.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas, Aswan mengharapkan siswa-siswi peserta mengikuti dengan serius kegiatan ini.

Menurut dia, sejalan dengan program merdeka belajar, pendidikan era digital merupakan pendidikan yang harus mengintegrasikan teknologi informasi.

"Mudah-mudahan program ini nantinya bisa kita kembangkan untuk sekolah lain, termasuk sekolah di wilayah kecamatan," katanya, Selasa, 13 Desember 2022.

--page

Sementara itu, Kabid SMP Disdik Kapuas, Agustin mengatakan kegiatan ini bertujuan agar siswa lebih mudah dan cepat dalam belajar bahasa Inggris.

"Dengan menggunakan express language hanya dalam waktu enam bulan para pelajar sudah dapat berkominikasi dalam bahasa Inggris," ucap Agustin.

Dengan metode itu, para siswa diharapkan akan tertarik dan akan lebih cepat dalam menguasai bahasa Inggris, karena akan memudahkan dalam pembelajaran. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)