BENFICA akan melawan Ze­nit St Petersburg di babak 16 besar Liga Champions 2015/2016. Leg pertama digelar di Estadio da Luz dengan Ben­fica sebagai tuan rumah pa­da Rabu (17/2/2016) dini hari.


Bila dilihat dari perjalan­an kedua tim di kom­petisi Ero­­pa musim ini, Zenit sepertinya le­bih do­minan. Karena tanpa sa­tu kalipun meraih ha­sil im­bang.


Meski begitu, Zenit yang lo­los ke perdelapan final seba­gai juara grup H tetap ti­dak boleh lengah. Pasalnya, sang tuan rumah sedang men­jalani rentetan 12 keme­na­ngan beruntun di Liga Por­tugal. Sebaliknya, Zenit da­lam 12 pertandingan terak­hir di Liga Rusia hanya men­catat 3 kemenangan dan 6 kali imbang.


Pertempuran ke­dua tim pada laga nanti di­­pre­diksi bakal diwarnai aksi sa­­ling adu serang. Hal itu tidak lepas dari ka­rakter dua pelatih, Rui Vi­toria di kubu Benfica dan Andre Villas-Boas di Zenit.


Kedua pelatih yang masih ter­­golong muda itu selalu me­nyenangi gaya permainan menyerang dengan meng­andal­kan tekanan pada lini te­ngah.

Kebetulan, di sektor ini, duo arsitek muda tersebut memiliki modal pemain de­ngan daya jelajah tinggi dan kreasi jempolan.


Benfica memiliki Ljubomir Fejsa, Andreas Samaris, Nicolas Gaitan, Ola John, Filip Duricic, Bryan Cristante, Mehdi Carcela-Gonzalez, Joao Teixeira, dan Renato Sanches. Kom­binasi siapapun yang di­turunkan memiliki level ting­gi dan punya kapasitas un­tuk mengejutkan Zenit.


Tidak mau ketinggalan, Ze­nit juga punya senjata am­puh di lini tengah. Wakil R­usia itu memiliki gelandang kreatif Axel Witsel, Javi Garcia, Viktor Fayzulin, Yuri Zhirkov, Aleksandr Ryazantsev, Mauri­cio, dan Danny.


Bila dilihat dari komposisi pe­main kedua tim, sangat mung­­kin laga Benfica vs Zenit akan melahirkan ba­nyak gol. Meski begitu, kans laga ber­akhir seri juga terbuka lebar. (Uefa.com/B-3)