BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Rini Fortina mengingatkan masyarakat untuk tidak menyepelekan Covid-19.
Ia mengakui kasus Covid-19 sejauh ini mulai kembali melandai namun Covid-19 masih menjadi salah satu penyakit yang ganas dan berbahaya. “Covid-19 tetap ganas, kasus kematian masih terjadi meski tidak semasif dulu,” ungkapnya.
Rini melihat kasus positif saat ini memiliki angka yang fluktuatif, walau dalam jumlah yang kecil. Kondisi tersebut menurutnya secara tidak langsung dipengaruhi oleh masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi, terutama vaksinasi dosis primer.
Dia mengungkapkan, vaksinasi berfungsi untuk meningkatkan kekebalan kelompok terhadap Covid-19. Untuk itu, sangat diharapkan masyarakat untuk aktif menggencarkan vaksinasi booster, baik dosis 1 maupun dosis 2.
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng, Rabu, 14 Desember 2022 kasus konfirmasi Covid-19 bertambah 8 kasus.
--page
Penambahan di antaranya Palangka Raya dua kasus, Katingan dua kasus, serta Kapuas, Kotawaringin Barat, Barito Timur, dan Pulang Pisau masing-masing satu kasus.
Sedangkan pasien sembuh bertambah enam orang, yakni Barito Timur lima orang dan Sukamara satu orang. Jumlah pasien meninggal dunia tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/B-6)








