BORNEONEWS, Palangka Raya - Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi parkir di Palangka Raya sudah melampaui target yang ditetapkan untuk tahun ini. Targetnya Rp1,3 miliar sedangkan capaiannya Rp1,8 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Palangka Raya, Alman P Pakpahan mengatakan, capaian tersebut berkat inovasi Si-Lancip yang sudah dijalankan seluruh timnya sejak 3 tahun lalu.
"Dengan adanya program Si-Lancip ini kinerja Dishub lebih terukur dan semakin baik. Misalnya di bidang perparkiran, tahun ini target retribusi parkir sudah mencapai Rp1,8 miliar, sedangkan targetnya cuma Rp1,3 miliar," katanya, Kamis, 15 Desember 2022.
Adapun program Si-LaNciP meliputi layanan Si-BUE (Sistem Bukti Uji Elektronik KIR), Si-GaTuR (Sistem Penjagaan dan Pengaturan Lalu Lintas GRATIS), Si-TaKiR (Penataan Parkir).
Kemudian Si-WasPeL (Pengawasan Pelabuhan), Trans-CanTiK (Pelayanan Bus Rapid Transit/BRT GRATIS), IstiaDaT (e-Angkutan dalam Trayek), dan Si-AcEP (Unit Reaksi Cepat).
--page
Dia menyebut capaian program Si-Lancip cukup baik. Setelah dilakukan survei diketahui indikatornya bahwa masyarakat puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh jajaran dishub.
Oleh karena itu melalui Si-Lancip ini diharapkan program pelayanan gratis lebih baik lagi ke depannya. Awalnya Dishub hanya menyediakan 9 layanan dan sekarang menjadi 14 layanan. (HENDRI/B-5)









