BORNEONEWS, Sampit - Seorang wanita bernama Sutriyah (50), warga Desa Bapeang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini patut menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah ini.
Itu karena dia berhasil mendidik anaknya hingga kuliah S2. Universitas tempat anaknya kuliah juga bukan sembarangan, yakni di Universitas Indonesia (UI), hingga membawanya bekerja di BMKG Jakarta Pusat.
Sehari-harinya, perempuan tersebut bukanlah orang yang memiliki pekerjaan tetap atau bahkan berpenghasilan di atas rata-rata. Namun, hanya seorang penjual sayur, sedangkan suaminya seorang petani.
Namun, atas kegigihan dan kemauannya untuk bekerja keras demi pendidikan sang anak, langkah dan upayanya tersebut berhasil dinikmatinya saat ini.
"Alhamdulilah, anak saya sudah bekerja di BMKG, setelah dirinya menempuh S2 di UI," ujar Sutriyah dengan tetesan air mata saat ditanya Bupati Kotim, Halikinnor, Kamis, 15 Desember 2022.
--page
Atas inspirasinya tersebut, Sutriyah diberikan piagam penghargaan dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) pada saat kegiatan Peringatan Hari Ibu yang ke-94 tahun 2022 di Gedung Serbaguna Sampit.
Bupati Kotim Halikinnor juga mengapresiasi perempuan tersebut. Bupati berharap, masyarakat Kotim bisa mencontoh tekat dan langkahnya itu karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin.
"Ibunya hanya penjual sayur, namun karena tekadnya, ia berhasil kuliahkan anaknya hingga S2 di UI yang notabene bukan universitas sembarangan, dan tidak mudah untuk berkuliah di sana," kata Halikinnor. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)









