KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan atau Disarpustaka Kapuas menjalin kerja sama untuk pembuatan pojok baca di ruang tunggu pasien/ pelayanan RSUD setempat.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur RSUD Kapuas dr Agus Waluyo, dan Kepala Disarpustaka Kapuas Suwarno Muriyat, bertempat di Aula Disarpustaka setempat.

Agus mengucapkan terima kasih atas undangan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas dalam penandatanganan MoU Pembuatan Pojok Baca.

dr Agus mengatakan, penyediaan buku-buku bacaan sangat bermanfaat bagi pengunjung atau keluarga yang mendampingi pasien berobat di RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo, terutama pasien di ruang tunggu rawat jalan. Seperti di Poliklinik penyakit dalam, Poliklinik Neurologi, Instalasi Fisioterapi atau Rehabilitasi Medik, dan Ruang Tunggu pengambilan resep obat di Instalasi Farmasi.

"Yang tentunya memerlukan bahan bacaan mengisi waktu sembari menunggu proses pelayanan kesehatan," kata Agus, Sabtu, 17 Desember 2022.

--page

Ia menjelaskan, dalam satu hari, jumlah kunjungan di tiap poliklinik tersebut relatif cukup banyak, yaitu berkisar 70 sampai 100 pasien rawat jalan per hari berbanding dengan tenaga dokter spesialis yang sedikit dalam melayani pasien dengan jumlah terbatas.

"Sehingga, memerlukan waktu penanganan dari tahap konsultasi hingga tindakan dari waktu pagi hingga sore hari," jelasnya.

Sehingga, lanjut dia, dengan nantinya diadakan pojok baca dapat menjadi pilihan masyarakat sembari menunggu proses pelayanan kesehatan.

"Semoga dengan disediakannya pojok baca di beberapa tempat seperti ruang tunggu pasien di rumah sakit dapat bermanfaat dan memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarganya yang mendampingi," ucapnya.

Dia menyampaikan terima kasih untuk Disarpustaka Kapuas sudah berkenan menyediakan buku-buku bacaan yang bermanfaat dan secepatnya akan direalisasikan. "Untuk memberikan layanan publik ramah dan maksimal," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)