KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong meminta camat, kades/lurah hingga kader posyandu bergerak cepat dalam hal penanganan kasus stunting di setiap wilayahnya.

"Camat dan Kades saya minta ikut memantau langsung ke lapangan. Mendata semua bayi yang ada di desanya, bersama bidan desa memantau kondisi pertumbuhan bayi agar tidak stunting," ujar Jaya, Minggu, 18 Desember 2022.

Apabila ditemukan kasus stunting, orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini meminta agar segera diidentifikasi apa penyebabnya untuk kemudian ditangani bersama-sama.

"Kami berharap, di Kabupaten Gunung Mas pertumbuhan bayi normal sesuai dengan usianya," terang suami Mimie Mariatie itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunung Mas Efrensa L.P Umbing mengatakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan yakni audit kasus stunting.

--page

"Mengingat kegiatan kedudukan audit kasus stunting sangat strategis dan besar manfaatnya terutama untuk mengidentifikasi risiko dan penyebab terjadinya kasus stunting pada kelompok sasaran yaitu calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, dan baduta/balita," jelasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas gelar kegiatan diseminasi audit kasus stunting di GPU Damang Batu Kuala Kurun, Kamis, 15 Desember 2022. (RISKA YULYANA/B-5)